Jumat, 29 Juni 2012

PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN

1.    Jelaskan apa yang dimaksud dengan perubahan sosial ?

Setiap orang atau individu maupun masyarakan akan mengalami perubahan perubahan baik secara kecil mupun besar. Perubahan perubahan ini disebabakan karena adanya perubahan sikap baik secara individu maupun masyarakat serta lingkungan, perubahan yang terjadi di dalam masyarakat akan menimbulkan masalah-masalah di dala masyarakat dikarenakan perubahan ini akan menuju suatu kondisi yang bebrbeda baik kekondisi yang  lebih maju atau kekkonisi kemunduran. Arti perubahan itu sendiri yaitu:
Perubahan menurut  KURT LEWIN (1951)
Lewin (1951) mengungkapkan bahwa perubahan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) tahapan, yang meliputi:

1.    Tahap Unfreezing (pencairan)
Proses perubahan ini harus memiliki motivasi yang kuat untuk berubah dari keadaan semula dengan meerubah terhadap keseimbangan yang ada. Masalah biasanya muncul akibat adanya ketidakseimbangan dalam sistem. Tugas perawat pada tahap ini adalah mengidentifikasi masalah dan memilih jalan keluar yang terbaik.
2.    Tahap Moving(bergerak)
Proses perubahan tahap ini dapat terjadi apabila seseorang telah memiliki informasi yang cukup serta sikap dan kemampuan untuk berubah. Pada tahap ini perawat berusaha mengumpulkan informasi dan mencari dukungan dari orang-orang yang dapat membantu memecahkan masalah.
3.    Tahap Refreezing (pembekuan)
Tahap ini dimana seseorang yang mengadakan perubahan telah mencapai tingkat atau tahapan yang baru dengan keseimbangan yang baru. Tugas perawat sebagai agen berubah berusaha mengatasi orang-orang yang masih menghambat perubahan.

Perubahan merupakan suatu kondisi dimana mendisein ulang suatu Organisasi yang telah ada dengan cara merubah susunan-susan baik secara stuktur maupun sistematisnya. Perubahan tersebut  beradabtasi menyesuaikan perubahan dengan lingkungan. Perubahan yang terdi di masyarakat ada yang secara cepat maupun lambat .

Perubahan-perubahan tersebut menyebabkan suatu perubahan yang baru. perubahan  yang terjadi di masyakat yang disebut dengan perubahan sosial dan budaya.

Perubahan sosial

Pada dasarnya masyarakat akan selalu mengalami perubahan. Karena perubahan tersebut merupakan salah satu syarat untuk bertahan hidup. Apabila manusia tidak mengikuti perubahan yang ada maka manusia tersebutakan tertinggal. Perubahan merupakan suatu mesin penyeleksi bagi orang-orang yang mampu mengikuti dan tidak. Dengan penyelesiaan tersebut maka orang-ornga yang tiidak mampu akan tersigkir dari persaingan. Perubahan dapat di ibaratkan suatu kompetisi yang mana masyarakat menjadi  peserta kompetisi. Diman setiap kompetisi ada level-levelnya. Disitu masyarakat akan di gembleng pertanyaan-pertanyaan yang yang menyebabakan masyarakatkan akan berguguran sesuai dengan kemampuannya.dan masyrakata yang dapat mengikuti sampai akahir dalam kompetisi tersebut maka masyakat tersebut menjadi pemenangnya.

Kita dapat melihat perubhan yang terjadi di masyarakat dengan cara memabandingakan antara masyarakat zaman dulu dengan masyarakat sekarang, antara masyarakat kota dengan masyarakat.

Perubahan sosial  menurut para ahli yaitu:
 
Ø  Selo Soemardjan mengatakan bahwa perubahan sosial merupakan segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya termasuk di dalamnya, nila-nilai, sikap dan pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Tekanan pada definisi tersebut terletak pada lembaga kemasyarakatan sebagai himpunan pokok manusia, perubahan-perubahan mana yang kemudian mempengaruhi segi struktur masyarakat lainnya.

Jadi Perubahan sosial dapat disimpulkan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencakup perubahan dalam aspek-aspek struktur pada masyarakat, ataupun perubahan karena terjadinya perubahan dari faktor lingkungan, karena berubahnya komposisi penduduk, keadaan geografis, maupun karena berubahnya system hubungan sosial. Hal-hal penting dalam perubahan sosial menyangkut aspek-aspek berikut, yaitu: perubahan pola pikir masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, dan perubahan budaya materi.

Perubahan sosial akan terjadi apabila ada sebab-sebab yang mempengaruhinya. Beberapa paktor yang mempengaruhinya yaitu:

Ø  Adanya kontak dengan kebudayan lain
Dimana satu kebudayaan akan mengalami perubahan di akibatkan terkena pengaruh dari kebudayaan lain. Perubahan akan berubah lebih cepat maupun lambat tergantung apa yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri.

Ø  Dengan kemajuan sistem pendidikan yang maju
Dengan kemajuan didalam pendidikan maka pola pikir masyarakat akan berubah norma-norma kan di langgar. Karena sudah ketinggalan zaman dan menuju ke masyarakat modern.

Ø  Adanya sikap menghargai terhadap hasil orang lain
Pendapat orang lain akan merubah pola pikir di terima oleh masyarakat dengan terbuka. Dengan adanya saling menghargai  ini membuka untukmerubah kebudayaan.

Ø  Pendudduk heterogen
Dimasyarakat yang heterogen sangat perpeluang terjadinya perubahan kebudayan.dikarenaka seringnya konflik antar waga dan menyebabkan kebudayaan baru.

Ø  Adanya ketidak puasan terhadap lembaga-lembaga yang ada
Adanya ketidak puasan terhadap lembaga-lembaga yang ada dikarenakan lembaga-lembaga tersebut sangat mengikat maupun mengekang terhadap orang-orang didalam nya. Sehingga orang orang yang ada berusaha keluar dari kekangan lembaga masyrakat yanga ada dan berusaha merubahnorama-norma yang ada.

Ø  Adanya taraf hidup lebih tinggi
Dimana individu maupun kelompok mulai berusaha untuk lebih meningkatkan taraf hidup ke jenjeng lebih tinggi sehingga orang-orang berlomba-lomba untuk menjadi manusia yang modern baik dari segi penampilan maupun prilaku nya.

Ø  Adanya lapisan masyarakat yang terbuka
Dengan lapisan yang terbuka maka ada kemungkinan masyarakat dapat menempatkan ke posisi tertingi di lapisan sosial. Sehingga menimbulkan persaiangan antara individual dengan individual, individual dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. dengan tujuan dapat merubah hidup kearah yang lebih baik.

Ø  Adanya pandangan ke depan
Orang orang yang memiliki pandangan seperti ini sudah menuju ke manusia modern. Dikarenakan orang –orang tersebut sudah mulai meninggalkan kebudayaan sendiri dengan mengganti kebudayaan baru.

Dengan faktor-faktor tersebut maka menimbulkan bebrapa permasalahan atau terjadi komplik didalam masyarakat itu sendiri. Kompolik –komplik tersebut disebabkan adanya tidak kesiapan didalam menghadapai perubahan perubahan.perubahan yang ada didalam masyarakat yaitu perubahan yang dilakukan secara cepat . perubahan ini sangat cepat yang di sebut revolusi sehingga perubahan tersebut sering menimbulkan komplik. Sedang kan perubahan yang yang lambat ini lama.



2.    Jelaskan seterang-terangnya perbedaan perbedaan dan persamaan-persamaan antara perubahan sosial dan perubahan budaya beserta contoh-contohnya.

a.    Perbedaan – perbedaan antara sosial dan kebudayaan
Perbedaan yang terjadi anatara perubahan sosial dan perubahan kebudayaa sangat sulit. Dikarenakan kedua perubahan tersebuat sangat berkaitan satu dengan yang lain. Karena perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi di kalangan sosial saja seperti nilai-nilai sosial, prilaku, lembaga soasial dan fungsinya. Perubahan yang terjadi pada sosial tidak dapat merubah pada bidang lain . karena perubahahan sosial ini hanya sub dari perubahan kebudayaan. Jadi perubahan yang terjadi di sosial hanya berpengaruh dan berlaku di lingkungan sosial. Dengan adanya perbedaan tersebut kaita dapat membedakan antara yang satu dengan yang lain.

Seperti perubahan sosial adalah perbedaab yang nampak di perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi di lingkungan sosial saja. Karena perubahan sosial mengkaji tentang perubahan- perubahan yang ada di  masyarakat. Perubahan perubahan yang terjadi ikut mewarnai perubahan yang terjadi di kalangan masyarakat. Perubahan sosial merupakan suatu proses di mana dalam suatu sistem sosial terdapat perbedaan perbedaayang dapat di ukur dan yang terjadi dalam siatu  kurun waktu tertentu.    

Perubahan perubahan dalam masyarakat banyak sekali yang  terjadi anatara lain : norama, nilai, pola prilaku, bahasa dan sebgainya. ketidak sesuaian unsur yang saling berberbeda, menimbulkan ketidak serasian dengan unsu-unsur yang lain. sehingga mengakibatkan munculnya pola-pola kehidupan  baru  yang tidak serasi fungsiny bagi masyarakat  yang bersangkutan.

Karena kita hidup di dunia yang terus berubah. Jadi manusia  dan budaya terus mengalami perubahan secara terus-menerus. Sehingga memunculkan suatu perubahan kebudayaa. Yang memiliki arti yaitu adanya ketidak sesuaiandi antara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fingsinya bagi kehidupan.

Problem atau masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses perubahan sosial. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
bahwa perubahan sosial dan perubahan kebudayaan memiliki beberapa perbedaan, antara lain :

1.    Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial.
2.    Perubahan budaya tidak akan mempengaruhi perubahan di bidang lain seperti bidang ekonomi dan politik. Karena perubahan budaya lebih menekankan pada nilai-nilai dan tradisi dalam masyarakat
3.    Sedangkan  perubahan sosial memiliki pengaruh pada bidang yang lain. Sebut saja bidang ekonomi dan politik
4.    Dari segi proses waktu baik Perubahan lambat (evolusi) dan perubahan cepat (revolusi)
5.     Dari segi cakupan dampaknya yakni Perubahan kecil dan perubahan besar
6.     Dari segi faktor keinginan baik Perubahan yang dikehendaki (intended change) atau perubahan yang direncanakan (planned change) dan perubahan yang tidak dikehendaki (unintended change) atau perubahan yang tidak direncanakan (unplanned change)
a.    Persamaan antara perubahan sosial dan kebudayaan
Persamaan antar perubahan sosial dangan perubahan budaya , keduanya merupakn suatu bentuk perubahan yang mana perubahan sosial mengallami perubahan perubahan di dalam lingkungan sosial yang berarti perubahn itu bersipat abstrak, sedangkan perubahan yang terjadi di budaya ini lebih luas dimana perubahan tu mencakupke seluruh bidang yang ada. perbahan yang terjadi di dalam masyarakat dimana individu  mengalami perubahan yang baru begitu juga dengan masyarakat mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi di masyarakat sangat luas maka perubahan tersebut sangat berpengaruh ke semua aspek yang ada di dalam masyarakat. Adapun penyebab terjadinya perubahan kebudayaan yaitu pengaruh dari dalam dan dari luar. Beberapa paktor yang menjadi perubahan budaya dan perubahan sosial  yaitu:

Ø  Faktor geografis
Faktor ini salah satu yang menyebabkan suatu perubahan di dalam masyarakat. Faktor ini sangat penting terhadap perkembangan antara manusia dan lingkungan. dimana dari salah satu yang berubah dan perubahantersebuat akan  mempengaruhi sama yang lain.

Ø  Faktor teknologis
Karena keadaan alam yang berbeda maka sistem teknologi pun berbeda. Dikarenakan adanya penyesuaian dengan alam sekitar . maka setiap masyarakat memiliki alat-alat tradi sional yang berbed asehingga alat tersebut akan mengalami perubahan sesuai kan dengan fungsinya.

Ø  Faktor idelogi
Idelogi merupan suatu sudut pandang masyarakat yang di anut oleh masyarakat itu sendiri. Idelogi ini biasanya sudah tercantum dalam pemikirinya dari kecil karena pemahaman ini sudah di tanamakan dari dia kecil oleh keluarga , lingkungan dan lembaga-lembaga yang ada.

Ø  Faktor kepemimpinan
Kepemimpinana ini adalah orang yang memimpin suatu kelompok yang di lakukan dengan memerintah suatu kelompok untukmengikuti orang tersebut. Dalam kinerjanya seorang pemimpin dapat merubah suatu kelompok ke kelompok yang lain.

Ø  Faktor ke pendudukan
Penduduk merupakan salah satu paktor yang cukup penting dalam perubahan . karena penduduk atau masyarakat merupakan pelaku dari perubahan itu sendiri. Dimana perubahan itu berjalan apa tidak itu tergantung dari orang tersebut. Pergerak perubahan tersebut merupakan suatu dinamika perubahan yang di lakukan masyarakat dan masyarakat bitu pula sebagi

Perubahan yang  terjadi di dalam masyarakat itu berbeda  beda maka bentuk bentuk perubahan yang terjadi di masyarakat terbagi menjadi:
Ø  Perubahan sosial yang bersifat cepat dan yang bersifat lambat
                                      I.        Perubahan cepat
Suatu Perubahan sosial yang cepat pada umunya disebut dengan revolusi. Perubahan ini akan mengalami perubahaan sangat cepat yang mengakibatkan terjadinay ketidak siapan masyarakat terhadap perubahan tersebut. Hal yang pokok dari revolusi adalah terdapatnya perubahan yang terjadi secara cepat dan menyangkut dasar-dasar kehidupan manusia. Kecepatan perubahan secara revolusi sebenarnya bersifat relative, karena perubahan secara revolusi dapat terjadi secara direncanakan dan tidak direncanakan.

Contoh perubahan revolusi secara cepat adalah Revolusi Industri di Inggris, yaitu perubahan proses produksi dari cara-cara tradisional (penggunaan tangan) ke proses produksi dengan penggunaan mesin. Proses perubahan ini dianggap cepat karena mengubah sendi-sendi kehidupan masyarakat, yaitu dengan adanya system hubungan buruh dengan majikan. Sehingga terjadinya komplik antara orang –orang pemilik modal dengan orang yang tidak memiliki modal. Ditamabah dengan tidak ada keterampilan di bidang industri . menyebabkan pengangguran meraja lela di seluruh inggris. Danpaknya banyaknya pelanggaran hukum akibat perubahan tersebut. 

Revolusi diakatakan sudah terjadi jika ditemukan beberapa keadaan, seperti :
a)    Adanya perasaan tidak puas dalam masyarakat dengan suatu keadaan dan ingin mencapai perbaikan dengan perubahan keadaan tersebut. Dengan ketidak puasan maka adanya perombakan –perombokan yang dilakukan oleh masyrakat. Dengan tujuan perubahan  tersebut
b)    Adanya pemimpin yang dianggap mampu memimpin dalam masyarakat tersebut. Pemimpin yang baik maka kelompok etrsebut akan menuju ke perubahan yang maju. akan tetapi kalau pemimpinnya jelek maka kelompok itu menju kehancuran atau kemunduran.
c)    Adanya waktu yang tepat atau momentum untuk melakukan perubahan.

                                    II.        Perubahan lamabat

Suatu perubahan sosial dan buaya yang bersifat lambat dinamakan evolusi, merupakan serangkaian perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Evolusi biasanya terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan-keadaan dan kondisi-kondisi baru yang tumbuh seiring perkembangan masyarakat. Peruabahan yang lambat ini tidak sering terjadi komplik di kerenakan orang –orang atau masyarakat dapat mengikuti perubahan tersebut karena perubahan tersebut tidak terlalu mengkejutkan orang-orang atau masyarakat. Kaerna perubahan ini sangta lambat sampai perubahan ini tidak terasa atau tidak terlalau nampak di dalam masyarakat. 
Ø  Perubahan yang bersifat besar dan yang bersifat kecil
1)    Perubahan yang bersifat besar
Perubahan yang bersifat besar pada umumnya adalah perubahan yang dapat membawa pengaruh besar kepada masyarakat.  Peruabahn yang di lakukan dalam masyaraka ini sangat besar mengakibat kan perubahan ytidak hanya dalam satu bidang saja , akan tetapi perubahn tersebut mempengaruhi semua elmen ayng ada di masyarakat. Contohnya industrialisasi pada masyarakat yang masih agraris, pengaruh dari proses ini lembaga-lembaga kemasyarakatan akan terkena pengaruhnya, yakni hubungan kerja, system kepeimilikan tanah, klasifikasi masyarakat, peraturan, gaya hidup, dan yang lainnya.



2)    Perubahan yang bersipat kecil

perubahan yang bersifat kecil  adalah perubahan-perubahan sosial yang terjadi pada unsur-unsur sosial yang tidak membawa akibat langsung pada masyarakat. Karena perubahan ini hanya berpengaruh ke pada orang ternentu seperti demamnya jejaring sosial yang hanya dilaukan oleh orang-orang tertentu tidak mencakup kesemua orang.


Ø  Perubahan yang direncanakan dan perubahan yang tidak direncanakan

1)    Perubahan yang di rencakanakan
Suatu perubahan yang telah direncanakan atau di kehendaki oleh masyarakat. Karena perubahan tesebut membawa damapak positif bagi masyrakat itu sendiri. Perubahan di bidang pertanian yaity dari sistem hujan ke irigasi. Dengan beralih ke irigasi petani akan lebih untung dari 2kali penanaman padi dengan irigasi bisa sampai 3 kali.

2)    Perubahan yang tidak di rencanakan atau di kehendaki
Perubahan ini tidak di rencanakan karena perubahan ini datang dari luar sehingga perubahan ini meminculakan ketidak siapan dari masyarakat tersebut. Perubahan ini yaitu akibat dari bencana alam dan globalisasi. Dari kedua tersebut menyebabakan komlik-komplok di dalam masyarakat. Dari bencana alam ini banyak merugikan masyarakat yang terkena bencana dan merubah hidup mereka. Sedangkan globalisasi membawa arus ke arah yang lebih moderan ini. Merbuah segala bidang akaibat pengaruh kebudayaan asing.

Dalam menjalani perubahan-perubahan masyarakat mengalami bebrapa proses dalam mengalami perubahan sosial dan perubahan budaya yaitu:

1)    Penyesuaian Masyarakat terhadap perubahan

Keserasian atau harmoni dalam masyarakat (sosial equilibrium) merupakan keadaan yang diidam-idamkan setiap masyarakat. Keserasian masyarakat dimaksudkan sebagai suatu keadaan suatu lembaga-lembaga kemasyarakatan yang pokok benar-benar berfungsi dan saling mengisi. Dalam keadaan demikian, individu secara psikologis merasakan akan adanya ketentraman karena tidak adanya pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai(Soerjono Soekanto,2006: 289).

Adanya usaha dari masyarakat untuk penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di lingkunganya. Dengan penyesuaian maka mereka dapat menikmati perubahan tersebut sesuai yang dinginkannya. Dengan perubahantersebut mereka mengaharapakan hidu menjadi lebih baik dari kehidupan yang lalu.
                                                                                                                            
2)     Saluran-saluran Perubahan Sosial dan Kebudayaan
Denagn saluran saluran perubahan sosial dan kebudayaan (averue or chanel of change) merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh suatu proses perubahan. Maka keinginan-keinginan masyarakat akan terwujud baik secara individu maupun kelompok. pada dsarnya saluran-saluran tersebut tempat penyalur invirasi seperti: lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, agama, rekreasi, dan seterusnya.

Lembaga kemasyarakatan tersebut menjadi titik tolak, tergantung pada cultural focus masyarakat pada suatu masa tertentu. Karena lembaga tersebut bisa berjalan natau tidak tergantung dari masyarakatitu sendiri.

3)     Disorganisasi (disintegrasi) dan Reorganisasi (reintegrasi)
 Organisasi merupakan artikulasi dari bagian-bagian yang merupakan satu kebulatan yang sesuai dengan fungsinya masing-masing. Kemudian pengertian dari disorganisasi dan reorganisasi yaitu:

v  Disorganisasi adalah proses berpudarnya norma norma dan nilai dalam masyarakat dikarenakan adanya perubahan-perubahan yang terjadi dalam lembaga-lembaga kemasyarakatan.pemudaran ini terjadai akaibat adanya ketidap pusan terhadap lembaga yang mengatur di dalam masyrakatitu sendiri.
Dengan itu masyrakat melanggar norma norma yang ada dan menganggap norma norma tersebut sangat terikat terhadap pergerakan meraka yang individual.

v  Reorganisasi adalah proses pembentukan norma-norma dan nilai-nilai yang baru agar sesuai dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mengalami perubahan. Reorganisasi dilaksanakan apabila norma-norma dan nilai-nilai yang baru telah melembaga (institusionalized) dalam diri warga. Berhasil tidaknya proses pelembagaan tersebut dalam masyarakat.

Karena pergerakan tersebut sehingga masyarakat merubah organisasi yang udah tidak sesuai dengan zamannya lagi. Dengan norma-norma yang baru sehingga norma-norma dan nilai-nilai dapat di ikuti oleh masyarakat. Tanpa menggangu atau mengikat aktipitas mereka. Dengan adanya reorganisasi ini akan menunjang ke arah yang lebih baik

Ø  Arah perubahan (directory of change)
Apabila seseorang mempelajari perubahan masyarakat, perlu pula diketahui kearah mana perubahan dalam masyarakat itu bergerak. Hal yang jelas adalah perubahan bergerak meninggalkan faktor yang diubah. Akan tetapi, setelah meninggalkan faktor itu mungkin perubahan itu bergerak pada suatu bentuk yang sama sekali baru, mungkin pula bergerak ke arah suatu bentuk yang sudah ada didalam waktu yang lampau. Usaha-usaha masyarakat Indonesia yang bergerak ke arah modernisasi dalam pemerintahan, angkatan bersenjata, pendidikan, dan industrialisasi yang disertai usaha untuk menemukan kembali kepribadian Indonesia merupakan contoh kedua arah yang berlangsung pada waktu yang sama dalam masyarakat kita(Soerjono Soekanto,2006: 300).

Perubahan perubahan itu seperti adanya yaitu: Alkuturasi, Asimilasi, Difusi dan Imitasi.Dari kesemuanya itu merupak suatu proses atau bertemunya suatu kebudayaan dengan budaya lain sehingga menimbulkan perubahan di dalam kebudayaan. Dalam pertemuan tersebut sehingga melahirkan kebudayaan yang baru.

b.    Contoh dari perubahan sosial dan kebudayaa
Ø  Perubahana sosial contohnya Pada masyarakat wanita di daerah bali  dulu, apabila berada di dalam rumah adalah biasa tidak menutupi dadanya. Kebiasaan ini sudah sangat jarang ditemui saat inidan wanita bali sekarang lebih suka baju yang lebih modern dan keran.
Ø  Perubahan kebudayaan contohnya perubahan yang terjadi di bidang musik. Yang tadinya hanya musik-musik kelasik sekarang berubah dengan musik musik yang modern yang beraneka ragam aliran. Karena pada waktu itu belum terpengaruh musik-musuk dari luar.
 BY: Adi s.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar